Skip to main content

Post by Dini Ridwan

Rombongan Bisu

SAMBIL mendesis menahan dingin, aku menjulurkan leher dari balik dinding belakang. Kulihat kabut tipis mengintip dari pagar dinding pabrik,  lalu melayang membanjiri jalan yang kembali terang menguning. Selama dua tahun kutinggalkan, cuaca desa terpencil di lembah ini telah berubah banyak,…