BARANGKALI saya menjadi orang yang terlalu naif, sebab menolak menjadi realistis, seperti kata orang kebanyakan. Barangkali saya seperti itu, karena ada satu pertanyaan yang berkelindan tanpa henti: mana mungkin menjadi realistis di tengah sistem yang korup, mengamini ketimpangan, kemiskinan,…