Dua dekade setelah semburan pertama, 29 Mei 2006, menenggelamkan desa-desa mereka, ingatan tentang ruang hidup yang hilang masih terus dirawat…
Banyak kasus pembunuhan, kekerasan, kejahatan, dan lain-lain yang seharusnya masuk peradilan umum, justru sengaja dipolitisasi agar ditangani...…
Sudah 20 tahun semburan lumpur Lapindo tak berhenti. Suhu di daerah itu kian panas, tanahnya kering, dan air sumur pun keruh. Penyakit kulit,...…
Mungkin Anda tak pernah tahu bagaimana sampah yang Anda buang bisa sampai ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Ada mata rantai– tentu saja tangan…
Demokrasi tidak runtuh dalam satu malam. Ia melemah perlahan, ketika kebebasan dibatasi, kritik dibungkam, dan partisipasi direduksi menjadi...
Di antara derit mesin jahit dan kenangan panggung yang kian sepi, Mak Ani—wedhokan ludruk bertahan merawat nyala kesenian yang nyaris padam.…
Darah tidak hanya mengalirkan rupa dan warna mata, namun kadang-kadang ia mengalirkan kutukan yang paling indah, yaitu keinginan untuk menulis.…
Acap kali dada terasa sesak melihat bagaimana masyarakat memperlakukan mereka yang memiliki keberagaman saraf atau neurodivergent. Mereka kerap…
Beberapa buku dan kumpulan jurnal disiapkan kawan-kawan seperjuangan Komar. Bahan bacaan itu, mereka siapkan untuk menemani pemuda bernama lengkap…
Tidak hanya mengangkat satu isu, Aksi Kamisan kali ini juga menyerukan solidaritas atas kasus penculikan terhadap jurnalis dan aktivis dalam misi…
Ketika seragam dan logika komando mulai mengawasi ruang intelektual, kebebasan akademik tidak lagi terasa sebagai hak, melainkan privilege yang…
Di warmindo Mang Asep pada suatu Jumat sore yang biasa-biasa saja, setelah melihat Tono meletakkan buku bertuliskan One Hundred Years of Solitude…
Lumpur Lapindo: Setiap Hari Adalah Tragedi
Segera Reformasi Peradilan Militer!
Bom Waktu Emisi Gas Metana di Porong
Panggung Hidup Wedhokan Ludruk