Skip to main content

Post by Rizki Ramlan

Yang Tak Pernah Benar-benar Pergi

MENJELANG pukul tujuh malam, pelataran Teater Arena ISI Yogyakarta belum sepenuhnya sunyi. Orang-orang masih bergerak ke sana kemari, menyelesaikan percakapan yang tertunda, memeriksa tiket, atau sekadar menikmati suasana sebelum pintu masuk dibuka. Di sela obrolan yang terdengar samar, beberapa…