“TUNGGU. Aku punya sesuatu untukmu,” kata M, memamerkan senyum yang lebih mirip seringai. Tubuh jangkungnya lenyap di balik tumpukan buku bekas yang berdesakan di atas meja dan rak-rak usang yang mulai melengkung, kewalahan menanggung beban.Ia kembali dengan amplop manila lusuh di tangan.…