SETELAH Naar de Republiek Indonesia (NDRI) tayang kembali dalam edisi kritis 100 tahun (1925–2025), penulis tanpa ragu merogoh kocek untuk dapat menjadi salah satu dari banyaknya orang yang membeli buku ini. Pada gilirannya, bentuk memvalidasi kehormatan nama besar Tan Malaka (1897–1949) sendiri.…