Skip to main content

Post by Farid Rahman

Kembalikan TNI ke Barak!

TUNTUTAN itu di antaranya meminta agar instansi TNI bertanggung jawab dan bertindak transparan dalam kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS Andrie Yunus, serta rentetan peristiwa kekerasan lain yang diduga melibatkan anggota TNI.Tapi langkah mereka menuju Markas Kodam V/…

Main-Main Vonis bagi Tahanan Politik

Di kursi terdakwa ruang sidang Garuda 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, dua pemuda bernama Rizky Gilang Aprilianto (24) dan Rafif Nashrullah (24), duduk dengan tegang. Bahu keduanya membungkuk dengan kepala tertunduk.Sudah empat bulan dua buruh perusahaan ekspedisi ini mendekam di sel Rutan Klas I…

Bedah Buku Direpresi, Bagaimana di Surabaya?

DI JAWA TIMUR, tim Reset Indonesia singgah di berbagai kota. Ada Tuban, Jombang dan Blitar. Semua berjalan lancar. Bahkan di Kabupaten Trenggalek, Bupati Mochamad Nur Arifin atau Mas Ipin justru mengajak ratusan ASN Pemkab Trenggalek ikut membedah buku Reset Indonesia. Namun, di Kabupaten Madiun,…

Ketika Rakyat Berkumpul Dianggap Berbahaya

DALAM Catatan Akhir Tahun 2025, LBH Surabaya memilih satu judul yang gamblang: Bencana Itu Bernama Negara. Judul itu bukan sekadar metafora. Ia lahir dari potret sederet pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan krisis bantuan hukum di Jawa Timur yang dipantau LBH Surabaya sepanjang Desember 2024…

Garcep Tangkap Demonstran, Lemot Ringkus Rekan

RAMA merekam apa yang terjadi, menulis apa yang ada di depan matanya. Tak lebih, tak kurang. Tapi kamera ponsel yang Rama angkat malah jadi malapetaka bagi dirinya sendiri. Sejumlah polisi meneriakinya. “Itu perekam, perekam,” teriak seorang polisi berpakaian hitam sembari menunjuk ke arahnya.…

Dikepung Racun di Darat, Laut, dan Udara Surabaya

YA, BENDA itu bernama mikroplastik. Disebut mikro karena merupakan pecahan dari plastic yang berukuran sangat kecil, kurang dari 5 mm. Tak mungkin terlihat dengan mata telanjang. Hanya dengan bantuan mikroskop, mikriplastik bisa dilihat. Bentuknya beragam, ada serpihan ada juga yang berbentu fiber…

Mengenang Marga Oei yang 'Murtad'

PUKUL 18.00 WIB lewat, pemandu forum belum memegang mikrofonnya. Kursi-kursi besi yang berjejer di teras Lodji sedikit-sedikit mulai terisi, hanya satu dua yang masih ompong. Puluhan orang lain memilih berdiri di halaman, sambil mengobrol, bercerita dan bercanda seperti kawan yang sudah tak ketemu…