Skip to main content

Post by Risen Dhawuh Abdullah

Ki Jejer

PERBINCANGAN kami disaksikan bintang-bintang dan berselimut dingin malam. Di bawah pohon ketapang, depan padepokan—tempat para murid-muridnya menimba ilmu.“Saya ingin tetap di sini, Ki. Menjadi orang biasa, mengabdikan diri di padepokan,” katanya dengan mata yang penuh gelisah. Aku bisa merasakan…