Skip to main content

Post by Darius Tri

Blok F

“NAK ED, LEKAS MANDI,” panggil Cak Jar ramah. Sudah berulang kali ia membangunkannya, namun Ed tak bergeming. “Sebentar lagi jam 9. Mau jatah makanmu bakal dimakan sama yang lainnya?”Kepala Ed hanya bergoyang pelan, menolak ditakut-takuti.Suara keran menguar dari rongga kecil. Air jatuh pada lantai…

#SASTRA| Jamet & Stigma Orang Madura Lainnya

ISTILAH ini populer di kalangan anak muda. “Jamet” biasa diasosiasikan dengan gaya hidup anak muda yang berpakaian gombrong, celana ngetat, rambut jabrik, musik jedag-jedug, hingga perilaku joged yang dianggap “kampungan” bagi sebagian orang.Dalam sehari-hari istilah “jamet” berpretensi ejekan atau…

#SENI | Puncak Amarah Kasih Ibu Kepada Negara

Di sore yang mendung ratusan peserta Aksi Kamisan memenuhi pelataran Taman Apsari. Langit begitu kelabu, seakan bersiap mengucurkan air bagi semua orang. Gelisah sempat bernaung sebentar, tetapi ia lekas pudar oleh karena semangat peserta Aksi Kamisan, Kamis (5/3/2026).Aksi Kamisan sudah ke-900…

Kutu Losmen di Perbatasan Gulita

SEKARANG, kau malah berniat berganti ke penulis lokal yang mesumnya kebablasan. Kau mau menyumpal jiwa sastramu dengan lemak jenuh dari tangan para posmo? Kau tega. Tega sekali. Benar-benar tega, seolah tak menghargai rakyat jelata yang sedang mengais tulang ayam di TPA. Kau mending mencatat resep…

Sahabat dari Zogbya

Setiap hari aku memakan lumut yang begitu nikmat di lidahku, rasanya basah dan renyah. Abadikanlah parasku sesukanya, mungkin berguna bagi duri-duri yang tertancap di hati kalian. Hitungan dimulai dari satu, agar semuanya kebagian tiap potongan dari tubuhku hingga irisan yang terakhir. Kau pasti…

Lapak Buku: Melawan Represi

DALAM kondisi hujan yang sangat deras dan represi aparat buntut demonstrasi besar pada Agustus tahun lalu, tak menyurutkan antusias peserta datang. Kurang lebih tujuh ratus orang hadir. Panitia mendatangkan ketiga penulis buku, yakni Dhandy Laksono, Farid Gaban, dan Yusuf Priyambodo.Sejauh…

Belitan Hayat

“Aku tidak gila,” tegasnya, “Tidak bolehkah aku masuk ke Tumah Abedah buat tidur, nyanyi-nyanyi, atau makan kacang rebus?”Tiba-tiba saja orang itu melaporkan keadaan malangnya padaku. Aku belum yakin apakah dia orang sinting. Baju dan celananya compang-camping, tetapi bicaranya lancar. Temanku juga…